Kencan Dengan Tuhan

← Kencan Dengan Tuhan2 sep · 6 min

Edisi Hari Kamis, 3 September 2026 - Bangkit dari kegagalan

Edisi Hari Kamis, 3 September 2026 - Bangkit dari kegagalan2 sep6 min

<p>Kencan Dengan Tuhan - Kamis, 3 September 2026</p><p><br></p><p>Bacaan: </p><p><strong>&quot;TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk. &quot; </strong><em>(Mazmur 145:14)</em></p><p><br></p><p>Renungan:</p><p> George Frederick Handel adalah seorang komponis, walaupun namanya tidak setenar Beethoven atau Mozart. Namun kita semua pasti mengenal lagu &quot;Halleluyah&quot;, atau lebih tepatnya opera &quot;The Messiah&quot;. Lagu itu adalah masterpiece Handel. Seorang penulis biografi Handel menulis, &quot;Karya tersebut akan tetap menjadi karya terbesar dalam sejarah penggubahan lagu/musik, bahkan mungkin untuk selamanya.&quot; Handel sebenarnya sudah mulai terkenal sejak usia 8 tahun. Sejak usia itu ia sudah mahir bermain organ dan pernah tampil di depan Pangeran Frederick III dari Berlin. Namun nama besar bukanlah jaminan. Karena situasi, Handel kehabisan uang, nyaris bangkrut dan penonton tidak lagi antusias menonton konsernya. la pun terkena stroke hingga tangan kanannya lumpuh. Meski akhirnya bisa disembuhkan, Handel memutuskan untuk pensiun dari dunia musik yang telah membesarkan namanya. Empat bulan setelah konser perpisahannya, seorang bernama Charles Jennings memberikan sebuah buku berdasarkan kehidupan Yesus kepada Handel. Tak disangka, buku itu mengubah hidup Handel, ia pun menulis karya-karyanya lagi. Kreatifitasnya kini mengalir terus menerus selama 21 hari tanpa henti dan ia berhasil merampungkan Messiah setebal 260 halaman, dengan bobot karya yang tak tertandingi.</p><p> Kita tahu bahwa Handel pernah mengalami kegagalan, namun itu bukan penghambat untuk bangkit kembali dan meraih kesuksesan. Hal ini seperti yang dikatakan di Alkitab oleh Nabi Yoel, &quot;Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: &quot;Aku ini pahlawan!&quot; (Yoel 3:10)</p><p> Gagal bukanlah aib, namun yang paling penting adalah bagaimana kita bisa bangkit lagi, berani memulai lagi dan siap menanggung risiko. Bukan mustahil saat ada dalam kegagalan, lalu kita bangkit kembali, maka kebangkitan kita ini akan menghasilkan karya masterpiece! Bagaimanapun &quot;Terpuruk tidaklah buruk, berani bangkit akan melejit&quot;. Sebagaimana sebuah ungkapan yang berkata: &quot; Orang bijaksana tidak pernah duduk meratapi kegagalannya, namun dengan gembira hati mencari jalan keluar bagaimana memulihkan kembali kerugian yang dideritanya.&quot; Tuhan Yesus memberkati. </p><p><br></p><p>Doa:</p><p>Tuhan Yesus, saat aku mengalami kegagalan, yakinkan aku ketika aku mengandalkan Engkau maka aku dapat bangkit lagi untuk meraih kesuksesanku. Amin. (Dod).</p>