Kencan Dengan Tuhan

← Kencan Dengan Tuhanhace 3 días · 7 min

Edisi Hari Rabu, 14 Oktober 2026 - Mengendalikan diri, jauhi Narkoba

Edisi Hari Rabu, 14 Oktober 2026 - Mengendalikan diri, jauhi Narkobahace 3 días7 min

<p>Kencan Dengan Tuhan - Rabu, 14 Oktober 2026</p><p><br></p><p>Bacaan: </p><p><strong>&quot;Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh.&quot; </strong><em>(Efesus 5:18)</em> </p><p><br></p><p>Renungan:</p><p> Sangat menyedihkan jika kita melihat seseorang yang telah berusia dewasa, bahkan menginjak usia tua, namun bertingkah kekanak-kanakan, di mana setiap harinya bermain dengan permainan anak-anak pada umumnya. Hal ini dialami oleh seorang wanita bernama Karli Mitchell, yang ketika berusia 43 tahun di tahun 2016, ia masih bermain boneka dan menyimpan koleksi stiker Hello Kitty. Tingkah lakunya masih kekanak-kanakan. Dalam pertumbuhannya, Karli mengalami banyak kesulitan motorik dan keterlambatan bicara. Penyebabnya diketahui bahwa Karli menderita fetal alcohol syndrome karena ibunya mencandu alkohol ketika mengandung dirinya.</p><p> Fetal alcohol syndrome atau sindrom alkohol pada janin adalah kondisi yang diakibatkan oleh karena sang ibu mengonsumsi alkohol terlalu banyak selama mengandung. Alkohol masuk ke aliran darah dan mencapai janin dengan cara melewati plasenta. Dengan demikian alkohol akan mengganggu pengiriman oksigen dan nutrisi lain yang optimal bagi perkembangan jaringan dan organ tubuh bayi, termasuk otaknya. Hal ini menyebabkan sang anak mengalami cacat fisik, keterbelakangan mental, gangguan belajar, dan gangguan penglihatan. Istilah ini pertama kali diperkenalkan tahun 1973, tahun yang sama saat Karli lahir.</p><p> Semasa kehamilan, ibunya Karli, yakni Kathy telah mengonsumsi alkohol, bahkan setelah melahirkan Karli, Kathy pun mulai mencandu heroin. Karena itu, anaknya yang keempat dan kelima mengalami gangguan kesehatan dan tidak bertahan lama hidup di dunia ini. Di usianya yang ke-30, Kathy masuk rehabilitasi dan terlepas dari candu alkohol dan heroin. Pada akhirnya, Kathy, saat berusia 61 tahun, menjadi Presiden National Organization on Fetal Alcohol Syndrome di sebuah yayasan nirlaba. Misinya adalah mengingatkan bahaya alkohol pada kehamilan. Ia berkata, &quot;Saya percaya, saya akan menjadi orang yang lebih buruk lagi, jika tidak mengingatkan orang lain akan bahaya mencandu alkohol, jika saya tidak berusaha mencegah anak-anak lain mengalami hal seperti Karli.&quot;</p><p> Pengalaman Kathy di atas, tentu bisa menjadi referensi bagi kita untuk mengingatkan orang lain, bahkan kepada para anak muda agar tidak mengonsumsi alkohol dan narkoba. Jelaslah bahwa Alkitab b