
← Kencan Dengan Tuhan6 dagen geleden · 5 min
Edisi Hari Minggu, 11 Oktober 2026 - Orang tua yang menajdi teladan bagi anak
<p>Kencan Dengan Tuhan - Minggu, 11 Oktober 2026</p><p><br></p><p>Bacaan: </p><p><strong>"Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan." </strong><em>(Efesus 6:4)</em> </p><p><br></p><p>Renungan:</p><p> Marry adalah ibu dari dua orang anak yang bisa dikatakan berhasil dalam mendidik anak-anaknya menjadi orang-orang sukses, terutama sukses dalam akhlak dan spiritual. Ketika temannya meminta berbagi rahasia keberhasilannya sebagai seorang ibu, Marry pun berkata, "Kuncinya ada di kata dan, serta tetapi." Ketika melihat kebingungan di mata temannya, Marry pun melanjutkan pembicaraannya. "Kata dan adalah jauh lebih baik dibandingkan kata tetapi. Kata dan bisa jadi pemacu bagi siapa saja untuk maju, terlebih bagi seorang anak. Dengan kata dan, kepercayaan diri seorang anak akan terbangun, sedangkan kata tetapi hanya akan menumpuk rasa kekecewaan di hati mereka," ucap Marry yang terlihat begitu bersahaja. Kemudian Marry mengajak temannya untuk merenungkan sesuatu, katanya, "Coba dengarkan perbedaan dari dua kalimat yang akan saya ucapkan ini, dan menurutmu manakah kalimat yang lebih baik?" Temannya pun mendengarkannya dengan saksama. "Joy, gurumu mengatakan semua nilaimu di rapor ini baik, tetapi bisakah kamu memperoleh nilai yang lebih baik lagi? Atau, Joy, gurumu mengatakan semua nilaimu di rapor ini baik. Ibu bangga padamu. Dan Ibu yakin ke depannya kamu akan mendapatkan nilai-nilai yang semakin baik." Belum sempat menjawabnya, Marry pun menambahkan contoh lain. "Anna, lukisanmu ini sangat indah, tetapi bisakah lukisanmu ini tidak terserak di berbagai tempat? Ataukah, Anna, lukisanmu ini sangat indah, dan akan semakin indah jika semua lukisanmu berada di tempat yang baik untuk dipandang." Ketika mendengarkan kedua contoh yang diberikan Marry, memang kata "dan" jauh lebih baik rasanya bila dibanding kata "tetapi". Temannya pun merasa diberkati dalam perjumpaan yang singkat dengan Marry.</p><p> Kata "dan" serta "tetapi" memang adalah dua kata sederhana, namun kedua kata ini memiliki kekuatan yang tidak biasa dalam memengaruhi pikiran bahkan kehidupan anak kita di masa sekarang dan yang akan datang. Ingatlah, kata "tetapi" hanyalah kata tuntutan kita kepada sang buah hati, yang secara tidak kasat mata kita sedang menumpukkan beban di pundak mereka. Mari gunakanlah sela